Tanggal 21 November setiap tahun menjadi moment yang sangat penting bagi seluruh mitra perutusan Gembala Baik di Indonesia. Bertepatan dengan perayaan Santa Perawan Maria Dipersembahkan kepada Allah mereka membaharui komitmen mereka pada misi Gembala Baik. Demikian halnya dengan mitra perutusan di Unit Pendidikan di Bogor dan di Jakarta, mereka mempersiapkan diri untuk moment khusus ini bersama dengan para Suster yang juga meneguhkan kaul – kaul mereka sebagai religius Gembala Baik.

Mengawali perjalanan menuju moment pembaharuan komitmen, mitra perutusan SMK Baranangsiang Bogor menyatukan segenap hati, tekad, dan semangat mengikuti rekoleksi yang difasilitasi oleh Sr. Chatarina Wahyu, RGS. Inilah moment dimana tiap pribadi mendalami kembali makna menghayati panggilan sebagai mitra perutusan Gembala Baik. Kesadaran bahwa keterlibatan mitra perutusan dalam misi tidak hanya sebagai panggilan profesi, melainkan panggilan untuk melanjutkan tugas Sang Gembala Baik sebagai satu keluarga besar Gembala Baik Indonesia.

Para Suster bersama mitra awam dalam perutusan di Jakarta
Para Suster bersama mitra awam dalam perutusan di Bogor

Kebersamaan para tenaga pendidik di Sekolah Santa Maria Fatima Jakarta dalam mempersiapkan pembaharuan komitmen memberikan ruang untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk tugas dan tanggung jawab di sekolah. Momen ini menjadi saat teduh untuk menyegarkan kembali energi dan semangat, serta memperkuat ikatan sebagai mitra dalam perutusan dalam menciptakan sekolah sebagai komunitas yang hangat.

Dalam kesempatan ini beberapa tenaga pendidik di Sekolah Santa Maria Fatima juga mendapatkan apresiasi dari Yayasan Gembala Baik atas dedikasi dan komitmen mereka dalam berkarya di unit pendidikan. Rentang waktu sepuluh hingga tiga puluh tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam rentang waktu itu, seorang mitra perutusan baik pendidik maupun non kependidikan telah melihat beribu wajah murid, orang tua, dan rekan kerja silih berganti, menyaksikan sekolah berkembang seiring zaman terus berubah. Namun satu hal yang tetap adalah komitmen pada misi yang terus menyala untuk mendidik dan membimbing generasi penerus bangsa. Penghargaan yang diterimanya bukan sekadar selembar piagam, tetapi simbol dari ribuan langkah pengabdian. Selama tiga puluh tahun mereka bukan hanya mengajar, tetapi menyalakan harapan dan membentuk karakter.

Sr. Alfonsa dan Sr. Theresia Anita bersama ibu Titik yang menerima piagam apresiasi
atas pengabdiannya sebagai tenaga pendidik selama 30 tahun di SMP St. Maria Fatima Jakarta.

Dalam semangat kemitraan seluruh mitra awam bersama para suster memantapkan langkah untuk menghidupi nilai – nilai kesetaraan dan berbagi tanggung jawab demi keberlanjutan misi Gembala Baik. Moment ini merefleksikan sebuah hal sederhana namun memiliki makna mendalam bahwa hidup dalam komunitas adalah sebuah anugerah.Komunitas bukan hanya sebagai tempat berkarya, tetapi juga menjadi ruang untuk bertumbuh, saling menguatkan, dan merayakan perjalanan iman dalam kebersamaan. Kehadiran begitu banyak orang dalam satu bingkai foto menunjukkan bahwa misi Gembala Baik tidak hanya milik para suster Gembala Baik tetapi milik kita bersama.

Editor : Sr. Veronica Endah, RGS

error: Content is protected !!