Sabtu pagi, 22 November 2025, di Rumah Retret Batam Oase Center, matahari terasa berbeda, lebih hangat, lebih bersahabat dan hembusan angin di sela – sela pepohonan seakan mengetahui bahwa  Mitra Misi Gembala Baik di Batam sedang melangkah dalam perjalanan baru. Moment pembaharuan komitmen menjadi moment untuk kembali membarui diri dan semangat sebagai mitra dalam perutusan Gembala Baik.

Sebuah ungkapan yang menyentuh dari salah seorang mitra misi yang mengungkapkan ketika kata demi kata yang tertera dalam lembaran doa pembaruan komitmen tidak hanya sebuah lembaran teks yang diucapkan namun menjadi napas yang menghidupkan semangat untuk bermisi. Tuhan sendirilah yang telah ‘mengundang, membimbing, dan menguatkan’ perjalanan mereka dalam perutusan-Nya. Seluruh mitra misi mengalami bahwa keterlibatan mereka dalam misi Gembala Baik adalah sebuah panggilan bukan sekedar ikut dan mendukung misi Gembala Baik. ‘Engkau telah mengundang, membimbing, dan menguatkan kami dalam perutusan melalui ikatan persaudaraan yang menyatukan kami dalam keluarga Gembala Baik’.

Perayaan Ekaristi pembaruan komitmen mitra perutusan Gembala Baik

Satu momen yang paling mengharukan dalam pembaruan komitmen ini  adalah ketika sembilan orang mitra misi baru menyatakan komitmen mereka pada misi Gembala Baik untuk pertama kalinya, dan diantara mereka ada tiga orang laki-laki. Kami mengalami bagaimana Tuhan sedang memperluas keluarga mitra misi Gembala Baik di Batam, membawa warna baru, semangat baru, dan harapan baru. Juga beberapa ungkapan hati dari mitra misi setelah pembaharuan komitmen bersama ini sungguh menyentuh hati dan meneguhkan:  ‘menurut saya ini adalah rumah tempat dimana semua pribadi berkumpul, saling mengasihi dan memberikan dirinya untuk berkarya bagi Tuhan;kalau satu kata saya pilih untuk menggambarkan perasaan saya adalah bersyukur. Saya bersyukur karena dapat ikut terlibat dalam karya yang sungguh mulia dan luhur ini, walaupun belum melakukan banyak hal. Semoga di waktu yang akan datang saya dapat lebih berkomitmen dalam misi Gembala Baik’.

Ungkapan ini mengingatkan kembali bahwa misi Gembala Baik bukan sekadar melaksanakan kegiatan tetapi sebuah perjalanan rohani di mana setiap pribadi dibentuk, diperdalam, diperbarui dan diajak untuk memberi diri dengan cinta demi misi. Homili yang disampaikan oleh Rm. Fransiskus Telaumbanua, SVD semakin meneguhkan dan mengobarkan kembali semangat pelayanan para Mitra Misi. Beliau mengingatkan bahwa persaudaraan adalah inti dari perutusan. Begitulah kami merasakan kehadiran Tuhan dalam persaudaraan yang tumbuh perlahan, namun pasti.

Sr. Tasiana dan Sr. Lidwina bersama mitra awam Gembala Baik Batam

Kami sadar bahwa Tuhan sedang meneguhkan perjalanan panjang seluruh mitra misi di Batam. Dia sedang menunjukkan bahwa misi ini tidak untuk dilakukan sendiri, tetapi bersama dengan banyak pribadi karena ini misi bersama.  Dengan hati penuh syukur, kami terus membuka diri dan mengundang siapa saja yang ingin berjalan bersama dalam semangat Gembala Baik. Semoga rasa syukur, keterbukaan, dan kerinduan untuk terus bertumbuh menjadi kekuatan yang mempersatukan dan menghidupkan langkah kita sebagai satu keluarga Mitra Misi Gembala Baik.

Penulis : Sr. Tasiana, RGS dan Lusiawati
Editor : Sr. Veronica Endah, RGS

error: Content is protected !!